Kombucha adalah salah satu jenis teh fermentasi yang telah dikonsumsi selama bertahun-tahun. Kombucha merupakan minuman fermentasi yang terbuat dari teh, gula, bakteri, dan ragi.
Budaya simbiosis bakteri dan ragi, atau SCOBY, ditambahkan ke dalam larutan dan dibiarkan difermentasi selama seminggu atau lebih. Dengan demikian, alkohol terbentuk dalam minuman tersebut.
Probiotik, yaitu mikroba bermanfaat yang dapat memberikan manfaat bagi tubuh, terkandung dalam cairan yang dihasilkan.
Banyak orang menganggap Kombucha sebagai minuman kesehatan yang dapat membantu menurunkan berat badan, melawan penyakit, dan menjaga kesehatan jantung Anda.
Berdasarkan bukti ilmiah, berikut adalah beberapa manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh dari mengonsumsi kombucha:
- Probiotik: Kombucha mengandung probiotik yang bermanfaat yang dapat meningkatkan pencernaan, mengurangi peradangan, dan bahkan membantu menurunkan berat badan.
- Antioksidan: Kombucha mengandung polifenol dan antioksidan yang dapat melindungi tubuh Anda dari kerusakan serta mengurangi peradangan kronis yang dapat menyebabkan penyakit jantung, kanker, dan radang sendi.
- Manfaat Kesehatan: Kombucha memiliki manfaat kesehatan, sekaligus melindungi Anda dari penyakit jantung dan membantu membakar lemak.
- Dapat mencegah dan mengobati kondisi tertentu: Kombucha mungkin memiliki manfaat yang setara dengan teh hijau dan melindungi Anda dari penyakit seperti diabetes dan kanker.
Meskipun kombucha memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, efek samping yang mungkin timbul jika Anda mengonsumsi kombucha terlalu sering adalah sebagai berikut:
- Perut kembung: Gas yang dihasilkan dari proses fermentasi kombucha dapat menyebabkan perut kembung.
- Sakit kepala: Beberapa orang mengalami sakit kepala setelah mengonsumsi kombucha.
- Intoleransi histamin: Kombucha mengandung histamin, yang dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang.
- Keracunan: Bakteri berbahaya dapat menyebabkan keracunan jika kombucha tidak dibuat dengan benar.
- Efek samping alkohol: Proses fermentasi kombucha menghasilkan alkohol, yang dapat menyebabkan efek samping seperti mual, pusing, dan muntah jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Jika kombucha dikonsumsi dengan benar dan dalam jumlah yang wajar, efek samping ini jarang terjadi. Penting untuk diingat bahwa kombucha yang tidak diolah dengan benar dapat menjadi sarang bakteri atau jamur berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit, sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh orang yang menderita diare atau sindrom iritasi usus besar. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengonsumsi kombucha dalam jumlah sedang dan membelinya dari sumber yang terpercaya dan memiliki reputasi baik.

