Hubungan pernikahan yang bertahan lama membutuhkan lebih dari sekadar hubungan se*sual. Pernikahan dapat menjadi kehidupan bersama yang baik, bahagia, dan positif jika pasangan fokus pada hal-hal yang lebih penting selain hubungan se*sual. 

Setiap hubungan itu unik, meskipun beberapa pasangan mungkin menempatkan hubungan se*sual sebagai prioritas utama mereka, ada pula yang menganggap aspek lain dari hubungan mereka lebih penting.    

Jadi, apa yang lebih penting dalam suatu pernikahan selain hubungan se*sual? 

“Cinta”

Cinta adalah sebuah perasaan yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata dan sangat abstrak, namun anda tahu kapan Anda mengalaminya dan kapan Anda tidak mengalaminya. Cinta dan se*s dapat berjalan bersamaan, tetapi cinta dan s*ks merupakan dua hal yang sangat berbeda.

“Kesetiaan”

Kesetiaan adalah saat Anda mengetahui bahwa pasangan Anda akan berada di samping Anda untuk melindungi dan membela Anda dalam situasi apa pun.

“Merasa aman secara emosional”

Merasa aman secara emosional berarti Anda merasa cukup aman untuk terbuka terhadap pasangan Anda. Misalnya, jika Anda merasa diabaikan atau jika ada perkataan yang membuat Anda kesal, Anda dapat dengan bebas mengungkapkan kekesalan Anda kepadanya tanpa khawatir akan reaksinya. Pasangan yang tidak merasa aman secara emosional, mungkin menjadi defensif atau agresif selama konflik dan menarik diri atau menutup diri.

“Menghabiskan waktu yang berkualitas”

Menghabiskan waktu berkualitas bersama pasangan adalah hal yang baik karena dapat  menciptakan kenangan positif antara Anda dan pasangan untuk diingat kembali dan mendorong Anda untuk terus membangun hubungan.

“Memiliki interaksi positif”

Pasangan yang memiliki lebih banyak interaksi positif daripada negatif memiliki kemungkinan kecil untuk bercerai. Anda harus menghindari interaksi negatif seperti bersikap terlalu kritis atau meremehkan perasaan pasangan, serta meninggikan suara karena perilaku ini dapat merusak rasa hormat, kepercayaan, dan keintiman yang ada dalam hubungan.

“Rasa Hormat”

Anda dan pasangan Anda adalah individu yang berbeda, jadi Anda tidak perlu memaksakan satu sama lain memiliki kesukaan atau ketidaksukaan yang sama. Sebaliknya, Anda harus mampu menghormati dan merayakan perbedaan.

“Keintiman fisik”

Perlu diingat bahwa hubungan se*sual bukanlah satu-satunya bentuk keintiman. Anda dapat tetap terhubung secara fisik melalui berpegangan tangan, ciuman, dan pelukan. Semua aktivitas ini dapat memicu pelepasan hormon oksitosin, yang diketahui sangat penting untuk hubungan.

“Saling Mendukung”

Memiliki pasangan yang hebat seumur hidup berarti memiliki seseorang yang selalu dapat Anda ajak bekerja sama ketika hidup menjadi sulit. Anda dan pasangan adalah penggemar terbesar satu sama lain dan selalu menjadi orang pertama yang mendukung usaha atau proyek apa pun yang melibatkan pasangan Anda.

Hubungan yang lebih dari sekedar hubungan se*sual mampu menjangkau pasangan secara emosional dan membuat pernikahan menjadi lebih bahagia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *